INSYAF

I KETUT SELAMET, 2005/2020

67 x 45 x 20 cm

Pahat kayu

Patung ini menampilkan sosok tangan yang menarik garis yang terbuat dari Batangan Kuningan yang muncul dari guratan-guratan yang menjulang mengikat. Maksud dari bentuk ini adalah untuk mengajak menyadari dengan sesadar-sadarnya bahwa kehidupan ini banyak dibelenggu hal-hal negatif seperti yang sering disebut di Bali bahwa hidup ini meliputi “suka duka lare pati” Jadi negatifnya lebih banyak dari positifnya. Maka dari itu bagaimana kita insyaf, introspeksi diri dan menghindari diri dari hal-hal buruk sehingga kita bisa hidup yang bermakna untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.